Menetralisir hati

Ngaji kali ini tentang menetralisir hati. Entah aku lupa ayatnya, yang pasti bapak menyampaikan sebuah ayat yang menyuruh kita untuk tetap ingat Kepada-Nya dengan selalu berdzikir.

Dengan berbagai kesibukan yang kita jalani di dunia ini, dalam lenggangnya waktu ataupun penatnya kesibukan dengan segala rutinitas keduniaan ada 3 hal penting yang harus kita lakukan untuk bisa dinetralisir kembali hatinya, yaitu:

Bacalah syahadat, Al-falaq, dan An-Naas.

syahadat itu untuk merefresh kembali keimanan kita ditengah sibuknya diri oleh Dunia. Bacalah “Asyhadu an laa ilaa ha illallah saat menarik nafas dalam-dalam, dan ucapkan “wa asyhadu anna muhammadar rasulullah” saat kamu mengeluarkan nafasmu.

Al-Falaq itu bagaikan sebuah cakrawala yang menjadi pengingat akan keberadaan kita di dunia dan hubungan kita dengan manusia lainnya. Karena cakrawala itu melingkupi begitupun juga dengan kita yang berada diantara manusia-manusia.

sedangkan An-Nas itu bagaikan benteng dengan ayat-ayat yang mengingatkan kita untuk membentengi diri kita dari nafsu yang ada pada diri kita sendiri.

karena nyatanya hidup memang penuh dengan godaan, sedangkan orang yang dewasa itu salah satunya ialah mereka yang bisa menahan diri dari nafsu yang ada pada dirinya sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s