Selamat Jalan, Syekh. :'(

Beliau adalah sosok yang sangat dihormati, terutama dikalangan anak-anak yang ngambil konsentrasi HTN. meskipun beliau ga jadi profesor, tapi ilmu beliau sudah melebihi gelarnya sebagai profesor. karenanya teman-teman HTN biasa memanggilnya “syekh”. Masih teringat jelas ketika kita, anak-anak Komunitas HTN untuk pertama kalinya akan mengikuti lomba Moot Court Competition (MCC) yang diadakan oleh Mahkamah Konstitusi. kita berada dalam posisi stuck, kemudian mencoba menghadirkan beliau untuk melihat simulasi persidangan kami. sekelabt kilat, beliau langsung memberikan masukan atas kebingungan kami. Saya masih ingat dengan ucapan beliau yang secara tiba-tiba bilang : ini biasa disebut terra incognita. suatu keadaan samar-samar yang menjadikan ketidakjelasan kedudukan suatu perkara.

Meskipun saya selama kuliah diajar beliau selalu mengantuk, tertidur, (memang kebiasaan dikelas sih). tapi untuk memahami apa yang disampaikan beliau itu rasanya sangat filosofis dan terlihat sangat tinggi ilmunya. jelas dosen yang seperti beliau sangat langka ditemukan. tawadhu’, sederhana, pintar, rendah hati, dan cerdas. Untuk beliau tercinta, semoga amal dan ilmunya membawa berkah di dunia dan akhirat. segala amalnya diterima disisiNya. Amien.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s