Bahagia

A : (sedang bercerita tentang kehidupan nyata di Desa saat mengunjungi rumah tetangga)
N :(menyela cerita) ya itu yang sangat disayangkan, kebanyakan di desa suami bekerja serabutan, yang perempuan menjadi ibu rumah tangga atau mencari kerjaan di rumah tetangga. karena hidup itu perlu membuat gebrakan perubahan. Kalo hidup cuma gitu-gitu aja, menurutku hidup seperti itu rasanya kurang berkualitas.
A : Hidup berkualitas itu bukan diukur dengan materi saja lho, bagi kita mungkin seperti itu biasa-biasa saja. Tapi bagi mereka,mungkin hal tersebut sudah cukup membuat mereka bahagia. Bahagia itu sederhana dengan segala hal yang membuat kita nyaman dan puas menjalaninya.

Iya, menjadi pengingat, seperti di tulisan yang pernah saya tulis dulu, bukankah bahagia itu (harusnya) dibarengi dengan syukur dan menerima atas apa yang kita jalani, terima, dan dapatkan. syukurnya yang harus dilebihkan, Na.

Taman Pintar, 9 Mei 2014.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s