Katanya Rindu

Katanya sih memang selalu ada rindu dalam jarak. Dari sekian jarak yang memisahkan terlalu banyak mengumbar rindu yang tak berkesudahan. Tapi bukankah kita selalu butuh jarak untuk merasakan rindu yang sangat menggebu dan mengasah rasa yang timbul tenggelam? kebanyakan sih iya. tapi seharusnya tidak.

Lalu perlu diapakan rindu ini? diabaikan? atau didiamkan begitu saja?Sulit memang untuk menempatkannya. Katanya sih lewat doa yang paling bisa menampungnya.

Tapi, jika rindu ini semakin sering bertandang, semoga bukan sekedar karena jarak dia datang. Bukan karena lama tak bersua ia ada. Sejatinya, rindu itu terlalu sempit jika sekedar karena jarak. Namun seharusnya rindu itu menjadi candu, agar rindu ini selalu ada meski tak ada jarak. Karena rindu ini memupuk rasa agar tetap sama adanya, menuntut jiwa agar senantiasa berkaca, menjaga hati agar tidak terkotori, dan selalu ada pada setiap mereka yang memiliki cinta.

Bogor, 99 days greeting..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s